Minggu, 06 Oktober 2013, Monas yang berdiri tegak di jantung ibu kota dipadati ribuan pengunjung. Kali ini ada yang berbeda, tidak seperti suasana Monas pada hari-hari biasa. Dari tanggal 3 sampai 7 Oktober ada event pameran Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata) TNI, sebagai bagian dari peringatan hari TNI.
Para pengunjung terlihat antusias mengerumuni alat-alat perang yang dipamerkan. Terutama di stand yang memamerkan Tank Leopard 2A4 buatan Jerman dengan kecepatan jelajah 72 KM/jam sebagai persenjataan utama TNI. Pengunjung juga dapat berfoto narsis di tank itu, bahkan bisa naik di atasnya. Merasakan bagaimana gagahnya berpose di alat perang.
1381108196733434386
Anak-anak antusias membaca spesifikasi Tank Leopard
Bukan hanya orang tua yang antusias mengerumuni alat-alat perang TNI yang dipamerkan, tetapi juga anak-anak. Memperkenalkan peralatan perang pada anak bukan berarti menyuruh mereka untuk berperang kelak di saat sudah besar, tapi agar mereka tahu dan melihat sendiri sistem persenjataan yang dimiliki negara kita. Biar mereka merasa aman karena melihat langsung bahwa negara kita mempunyai senjata-senjata hebat (meskipun kebanyakan impoor yaa..). Bagi anak-anak yang memiliki cita-cita sebagai tentara event ini sangat berguna untuk menambah pengetahuan mereka mengenai alat-alat pertahanan.
Perlengkapan persenjataan yang dipamerkan pun beragam, bukan hanya tank Leopard, tetapi juga helikopter tempur, pasukan berkuda, dan terdapat stand mengenai kegiatan yang dilakukan oleh TNI, baik di dalam maupun luar negeri.
Stand yang disesaki pengunjung selain di stand Tank juga di stand Helikopter. Berebut untuk berfoto bersama heli-heli gagah. Selain heli-heli tempur TNI, ada heli United Nation juga yang dipamerkan.
Pengunjung bahkan dapat merasakan langsung berkeliling dengan mobil tempur mengelilingi monas. Untuk berfoto narsis, banyak spot yang dapat digunakan.
Selain menikmati pameran alat-alat perang TNI, pengunjung pun dapat bebas bermain layang-layang di area seputar monas. Namanya juga hiburan, ngajak main anak-anak, selalu dimanfaatkan oleh para pedagang untuk ikut memeriahkan dengan menjual berbagai hal menarik. Layang-layang dengan macam bentuk pun dijual sehingga menambah semarak suasana. Langit di seputaran Monas dipenuhi oleh layang-layang.
Monday, 21 October 2013
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
20:42
Unknown

Posted in
0 comments :
Post a Comment